Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Mei 2008

Ponsel Tidak Bisa Dijadikan Media Mistik


Sejauh ini, teknologi seluler belum dapat digunakan untuk media klenik seperti santet. Teknologi informatika dinilai cukup rumit untuk dijadikan alat mistis.

"Nggak bisa. Nggak nyambung. Satu logis, satu irasional," kata anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI),

Oleh karenanya, masyarakat diminta tidak resah. Rumor itu hanya dilakukan orang yang ingin memanfaatkan situasi untuk keuntungan pribadi.

"Jadi kan nggak boleh menerima SMS dari nomor tertentu. Ini hanya menguntungkan satu dua orang saja," imbuhnya.

Heru juga tidak menampik adanya kemungkinan bahwa SMS meresahkan itu hanya bentuk persaingan bisnis antar-operator ponsel.

"Bisa saja untuk mengganjal operator baru. Kan SMS-nya nggak boleh menerima SMS dari nomor tertentu. Ini (gara-gara) persaingan yang kurang sehat," katanya.

Kendati demikian, BRTI terus mengupayakan munculnya operator-operator baru di dunia seluler. Sebab, dengan makin banyaknya operator baru, harga akan turun dan konsumen yang diuntungkan.

Beberapa hari terakhir, masyarakat mulai diresahkan SMS santet itu. Beberapa orang yang mengaku pernah SMS tersebut mengaku seperti tersugesti. Lantas terhipnotis dan kejang-kejang seperti kesurupan.

Selengkapnya...

SMS Santet ( Apa Iya )


Pemerintah dan regulator telekomunikasi angkat bicara soal SMS santet yang ramai beredar. Masyarakat diminta untuk berhati-hati.

Dirjen Postel Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar menegaskan isu santet yang dikirimkan melalui pesan singkat tidak benar dan tidak perlu dibesar-besarkan lagi.


"Isu itu sama sekali tidak benar karena secara logika sangat tidak masuk akal. Jadi jangan dibesar-besarkan lagi," ujarnya kepada detikINET, Senin (12/5/2008).

Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia, Heru Sutadi juga meminta masyarakat agar jangan resah. Ia berharap, SMS yang terkirim tanpa pengirim yang jelas atau diketahui, tidak ditanggapi begitu saja.

Pun, Heru menegaskan, dunia teknologi informasi dan telekomunikasi adalah dunia logika yang secara forensik bisa ditelusuri, SMS itu benar atau tidak, dan dari mana berasal.

"Sebab mungkin saja ini untuk menjauhkan masyarakat dari alat telekomunikasi," ujarnya.

Ia juga memungkaskan, pengiriman SMS berwarna saat ini dimungkinkan. Dengan bantuan internet, SMS juga bisa dikirim dengan nomor aneh maupun nama tertentu.

"Oleh sebab itu, masyarakat perlu secara kritis dan berhati-hati untuk tidak menanggapi begitu saja SMS yang terkirim tanpa pengirim yang jelas atau diketahui," tandasnya.



Selengkapnya...

Kamis, 08 Mei 2008

Bill Gates: Jangan Contoh Saya!

Meski tidak menyelesaikan kuliahnya, Bill Gates tidak menyarankan tindakannya itu untuk diikuti. Dengan tegas, bos Microsoft itu mengatakan kuliah adalah kesempatan penting dan karenanya jangan sampai disia-siakan.

"Saya sangat merekomendasikan untuk menyelesaikan kuliah, raih gelar akademis Anda. Saya ini contoh yang buruk," ujar Chairman Microsoft Corp. ini sambil cengar-cengir.


Saran Gates di atas ia sampaikan di sesi tanya jawab kuliah umum bertajuk 'Second Digital Decade' di Hall JCC, Jakarta, Jumat (9/5/2008). Saat itu, SBY menjawab pertanyaan mahasiswa tentang tips dan trik sukses di usia muda.

Gates menegaskan kuliah adalah saat yang paling tepat untuk memenuhi segala keingintahuan. Agar semakin optimal, pergunakan juga peluang untuk magang di berbagai perusahaan sebagai bekal merintis bisnis sendiri kelak.

Pria terkaya ke-3 dunia ini juga menegaskan betapa penting peran orang tua mendukung cita-cita sang anak. Ia lalu mencontohkan orangtuanya yang memberikan sebuah komputer sebagai kado sweet seventeen.

"Sains itu mudah asal kita enjoy. Kembangkan pengetahuan kalian, lalu sumbangkan demi kemajuan bangsa," sambung Gates yang tidak menyelesaikan kuliahnya di Harvard University itu.


Selengkapnya...

Bill Gates akan Kampanyekan 'Visit Indonesia'



Jakarta - Indonesia akan mendapat tamu istimewa: Chairman Microsoft Corp, Bill Gates, pada 8-9 Mei 2008. Ini merupakan kunjungan pertama Bos Microsoft itu ke Indonesia. Tak ingin menyia-nyiakan kehadiran Bill Gates, pemerintah pun akan memanfaatkannya untuk berkampanye mengenai 'Visit Indonesia Year 2008'.



Terkait dengan hal ini, Bill Gates akan dikenakan pin (peniti) 'Visit Indonesia Year 2008'. Peniti ini akan disematkan kepada Bill Gates dalam acara gala dinner yang rencananya akan dihadiri Presiden SBY.

Rencana ini disampaikan dalam jumpa pers bersama yang digelar di Financial Club, Graha Niaga, Jl. Sudirman, Jakarta, Selasa (6/5/2008) malam. Jumpa pers bersama ini digelar oleh Menko Kesra Aburizal Bakrie, Menteri Perdagangan Mari E Pangestu, Presiden Direktur Microsoft Indonesia Tony Chen dan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Investasi Perhubungan, Informatika, Telekomunikasi dan Pariwisata Chris Kanter.

Aburizal Bakrie menyampaikan bahwa inisiatif pemberian peniti tersebut karena Bill Gates datang ke Indonesia bertepatan dengan program 'Visit Indonesia Year 2008.' Aburizal berharap dengan kehadiran Bill Gates, maka dunia pariwisata Indonesia akan terus semakin tumbuh.

Selama dua hari di Indonesia, Bill Gates akan menghadiri dua acara besar. Government Leaders Forum (GLF) dan Presidential Lecture. Di sela-sela acara itulah nanti, Bill Gates akan menghadiri gala dinner. Kehadiran Bill Gates di Indonesia dan penyelenggaraan GLF di Jakarta, dinilai sangat positif untuk meningkatkan profil dan citra Indonesia.

Selain menghadiri GLF dan Presidential Lecture, Bill Gates dalam kapasitasnya selaku Founder of Bill & Melinda Gates Foundation akan mengadakan dua kegiatan di Indonesia, yaitu pengembangan vaksin (vaccine development) termasuk mediasi dengan berbagai pihak yang memiliki teknologi maupun stok vaksin dan membantu pelaksanaan riset terkait dengan pengembangan vaksin.


Bagaimana pendapat Anda tentang kedatangan Bill Gates di Indonesia? Sampaikan di thread 'Bill Gates ke Indonesia'





Selengkapnya...